Panduan perawatan baterai Notebook

Battery Notebook adalah topik yang umum dibicarakan, dan banyak orang bertanya bagaimana supaya lebih awet dan berumur panjang. Banyak informasi yang beredar dan banyak juga yang salah pengertian. Petunjuk sederhana dibawah ini akan membahas beberapa pertanyaan umum mengenai battery notebook.

Berapa lama baterai saya dapat bertahan?

Kemampuan battery notebook akan menurun seiring waktu apakah Anda menggunakannya atau tidak. Sekalipun industri battery Li-Ion tidak mempublikasikan kenyataan ini, jam battery Anda mulai bergerak pada saat dirakit. Elemen didalam battery akan bereaksi, dan lambat laun battery tersebut tidak akan mampu mensuplai power yang cukup untuk notebook Anda. Sebagai tambahan, battery Anda dirancang untuk bertahan antara 300-800 kali siklus charge/recharge. Dan secara bertahap akan berkurang kemampuannya untuk mensuplai daya ke notebook.

Secara umum, battery notebook akan bertahan antara satu hingga tiga tahun. Anda mungkin bisa memperlambat penurunan kemampuannya, tapi tidak bisa menghentikan prosesnya. Suhu baterai, cara dan frekuensi pemakaian notebook akan mempengaruhi panjang pendeknya usia baterai. Anda bisa memperlambat proses ini dengan beberapa petunjuk pemeliharaan.

Suhu

Suhu rendah akan memperlambat proses discharge (kehilangan daya ketika dipakai tanpa dihubungkan ke power listrik) dan proses penuaan dari elemen didalam baterai. Sebaliknya, suhu tinggi akan memperpendek usia baterai. Membiarkan baterai Anda terpasang ketika terhubung dengan power listrik akan menyebabkan suhu didalam baterai meningkat. Melepas dan menyimpan baterai pada suhu dingin akan memperlambat proses penuaan. Membiarkan notebook pada lingkungan yang panas juga tidak baik untuk baterai.

Pemakaian

Baterai Lithium-Ion yang digunakan didalam notebook dirancang untuk dapat digunakan sekitar 300-800 kali siklus charge/discharge. Beberapa siklus ini sudah digunakan ketika Anda membiarkan baterai terpasang ketika notebook menggunakan daya power listrik. Pada saat terhubung dengan power listrik, notebook akan secara rutin melepaskan baterai ketika sudah mencapai level penge-charge-an tertentu (contoh: 95%). Melepaskan battery dan menyimpannya dalam tempat yang kering dan dingin akan melindungi beberapa siklus.

Kebiasaan pemakai

Battery Li-Ion tidak dipengaruhi oleh efek memori (baterai perlu dipakai sampai habis sama sekali sebelum diisi lagi untuk menghindari penurunan kapasitas) seperti baterai isi ulang model lama. Pengulangan siklus isi-pakai hingga habis akan meningkatkan hilangnya kapasitas per-siklus. Beberapa kali ‘isi-pakai sebagian’ lebih baik daripada satu kali ‘pakai habis’. Bagaimanapun, Anda juga harus mengkalibrasi baterai secara rutin.

Ketika terhubung dengan power listrik, sebaiknya baterai dilepas atau terpasang?

Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, jika:

Anda melepas beterai ketika terhubung dengan power listrik:
Pro:

• Melindungi siklus isi ulang

• Membiarkan baterai pada suhu rendah, sehingga memperlambat proses penuaan

Kontra:

• Kehilangan fungsi backup dari baterai ketika power listrik mati

• Data bisa hilang atau bahkan rusak jika tanpa fungsi backup power dari baterai

• Perlu UPS (uninterruptible power supply) untuk menggantikan fungsi backup

Anda membiarkan baterai terpasang:
Pro:

• Baterai berfungsi sebagai cadangan jika listrik tiba-tiba mati.

• Lebih mudah dan efisien untuk dibawa

• Baterai tidak perlu waktu penghangatan (seperti jika disimpan dilemari es)

Kontra:

• Kehilangan sebagian siklus isi ulang

• Suhu baterai meningkat dan mengakibatkan lebih cepat menurun kemampuannya

Memperpanjang Usia Baterai

  • Kalibrasi baterai dengan ‘pakai habis’ setiap 30 kali pengisian untuk menjaga akurasi elemen didalam baterai. Pakai notebook Anda hingga baterai habis terpakai sebelum dicharge.
  • Hindari pengulangan ‘pakai habis’ yang teratur. Baterai Li-Ion lebih sedikit kehilangan kapasitas penyimpanan ketika dicharge sekalipun belum habis pakai.
  • Lepas baterau dan simpan di tempat yang dingin dan kering. Level pengisian optimum adalah 40% untuk penyimpanan yang panjang. Menyimpan baterai dengan daya yang rendah akan menimbulkan kerusakan secara permanen. Karena itu, biasanya ketika Anda membeli notebook baru, baterainya sudah terisi sekitar seperempat hingga setengah.
  • Jika Anda menyimpan baterai di lemari es, gunakan kantong plastik yang tertutup rapat untuk menghindari kelembaban. Biarkan baterai menghangat pada suhu ruangan sebelum dipakai atau menge-charge-nya.

Perkiraan usia pemakaian baterai

Beberapa program mengklaim dapat memperkirakan usia pemakaian baterai. Tapi tentu saja ini sering tidak akurat.
Aplikasi yang teinstall pada notebook dapat memberikan hasil yang lebih akurat.
Coba lakukan beberapa tes singkat untuk mengetahui apakah baterai Anda sudah ‘drop’ atau tidak. Charge/isi penuh baterai hingga 100%, kemudian, gunakan untuk memutar VCD/DVD, sambil browsing di internet. Secara umum untuk notebook baru, baterai akan bertahan sekitar 2 jam.

Jika Anda membeli notebook bekas, cara ini cukup dapat memberikan hasil yang akurat. Jika sebentar saja meter baterai menunjukkan penurunan yang signifikan, bisa dipastikan baterai notebook sudah tidak baik.

Pertimbangkan baterai cadangan?

Seperti disebutkan diatas, elemen didalam baterai akan menurun kemampuannya seiring waktu, apapun yang Anda lakukan. Karena itu, jangan tergesa-gesa membeli baterai cadangan, jika hanya untuk memperlambat penurunan kemampuan dari dua baterai tersebut.
Beli, jika Anda benar-benar membutuhkan cadangan daya, karena pemakaian tanpa power listrik yang lama.

Bisakah saya menggunakan battery dari merk lain jika pas dipasang?
Dan bisakah saya menggunakan battery generik?

Baterai tiap laptop dipasang mikrochip yang dirancang khusus untuk memenuhi spesifikasi yang diperlukan untuk laptop yang bersangkutan dan ini berhubungan dengan aplikasi yang memantau pemakaian baterai. Sebagai contoh, aplikasi dilaptop tertentu sudah diprogram untuk memberikan peringatan baterai akan habis pada level tertentu dan mematikan laptop secara otomatis pada level tertentu juga. Jika anda menggunakan baterai merk lain, bisa jadi, setting tersebut tidak sesuai. Program tersebut bisa tiba-tiba memerintahkan laptop untuk mati secara otomatis, karena ketidaksesuaian antara program danmikro chip didalam baterai.

Selain itu, baterai generik yang murah, seringkali tidak dibuat dengan standar pengamanan yang baik. Sebaliknya baterai dari merk terkemuka menggunakan komponen yang sudah teruji dan lulus dalam ujian keamanan. Karena itu harga baterai original biasanya mahal, karena harus menggunakan komponen yang mahal. Beberapa kejadian baterai generik tidak berfungsi di laptop tertentu, karena aplikasi didalam laptop tersebut sudah diprogram untuk menolak baterai generik untuk menghindari pemakaian baterai yang berbahaya.

Memang ada beberapa orang yang tidak mengalami masalah dengan baterai generik. Tetapi sebaiknya Anda mempertimbangkan menghemat sedikit uang apakah sesuai dengan potensi resiko yang akan dihadapi.

Bagaimana dengan penarikan produk dan battery yang meledak?

Sekitar tahun 2006, ada laporan mengenai kasus baterai yang meledak, sehingga beberapa vendor menarik produk mereka dari pasaran. Tetapi sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini, kasus tersebut nyaris tidak terdengar lagi.
Artikel mengenai hal tersebut bisa Anda baca di sini

Beberapa petunjuk praktis:

  • Panas adalah musuh Anda. Hindari untuk menaruh baterai Anda ditempat yang panas, seperti didalam mobil pada waktu siang hari
  • Pemakaian hingga habis tidak baik untuk baterai Li-Ion. Sebaiknya lakukan pengisian ulang ketika sudah mencapai level 10-20%.
  • Kalibrasi baterai Anda setiap 30 kali siklus pengisian. Biarkan baterai habis terpakai, untuk menjaga agar penunjuk di laptop tetap akurat.
  • Jika Anda akan menggunakan power listrik dalam jangka waktu yang lama, Anda bisa memperpanjang usia baterai dengan melepasnya dan menyimpannya dalam tempat penyimpanan
  • Simpan ditemat yang kering dan dingin dengan kondisi baterai terisi 40%. Beberapa ahli menyarankan untuk menyimpannya di lemari es. Gunakan kantong plastik yang tertutup rapat untuk menyingkirkan kelembaban.
  • Jangan masukkan kedalam freezer hingga menjadi beku.
  • Jika ingin dipakai lagi, biarkan untuk menghangat pada suhu ruangan sebelum dipakai lagi.

Persiapan di bulan ramadhan

Sebagai persiapan di bulan ramadhan, ada baiknya kita lengkapi wawasan kita dengan ebook-ebook berikut :


Sifat Sholat Nabi-Muhammad Nashiruddin Al-Albani.pdf : http://www.ziddu.com/downloadlink/5096799/SifatSholatNabi-MuhammadNashiruddinAl-Albani.pdf

hadits-dhaif-ramadhan-ArifSyarifuddinLC.pdf : http://www.ziddu.com/downloadlink/5096771/hadits-dhaif-ramadhan-ArifSyarifuddinLC.pdf


FIKH PUASA PRAKTIS-MuhammadRamadhanAl-Muhtasib.pdf : http://www.ziddu.com/downloadlink/5096641/FIKHPUASAPRAKTIS-MuhammadRamadhanAl-Muhtasib.pdf


Ebook Majmuaturasail juga sudah diupload lengkap! untuk download ebook lainnya silahkan kunjungi : http://yahdisiradj.blogspot.com/2009/05/free-ebook-islami-e-book-islami-gratis.html

Google AdSense

AdSense adalah program kerjasama periklanan melalui media internet yang diselenggarakan oleh Google. Melalui program periklanan AdSense, pemilik situs web atau blog yang telah mendaftar dan disetujui keanggotaannya diperbolehkan memasang unit iklan yang bentuk dan materinya telah ditentukan oleh Google di halaman web mereka. Pemilik situs web atau blog akan mendapatkan pemasukan berupa pembagian keuntungan dari Google untuk setiap iklan yang diklik oleh pengunjung situs, yang dikenal sebagai sistem pay per click (ppc) atau bayar per klik.

Selain menyediakan iklan-iklan dengan sistem bayar per klik, Google AdSense juga menyediakan AdSense untuk pencarian (AdSense for Search) dan iklan arahan (Referral). Pada AdSense untuk pencarian, pemilik situs web dapat memasang kotak pencarian Google di halaman web mereka. Pemilik situs akan mendapatkan pemasukan dari Google untuk setiap pencarian yang dilakukan pengunjung melalui kotak pencarian tersebut, yang berlanjut dengan klik pada iklan yang disertakan pada hasil pencarian. Pada iklan arahan, pemilik situs akan menerima pemasukan setelah klik pada iklan berlanjut dengan tindakan tertentu oleh pengunjung yang telah disepakati antara Google dengan pemasang iklan tersebut.

Istilah dalam AdSense

Publisher

Publisher adalah orang atau pemilik situs yang sudah bergabung dan memasang iklan AdSense di situs mereka.

Ad Units

Yang dimaksud dengan Ad Units adalah iklan AdSense itu sendiri. Ad Units terdiri dari beberapa jenis dan ukuran. Yang paling umum adalah jenis iklan teks. Pada saat pengunjung mengklik unit iklan ini, maka (jika sah) pemasang iklan akan mendapatkan pemasukan sesuai dengan nilai CPC-nya.

Link Units

Link Units hampir sama dengan Ad Units, hanya saja formatnya mirip dengan format menu yang biasa kita temui di situs-situs web. Yang membedakan Link Units dengan Ad Units adalah pada saat pengunjung meng-klik iklan ini, maka ia akan diarahkan pada halaman hasil pencarian di search engine Google. Publisher baru akan mendapatkan pemasukan apabila pengunjung mengklik salah satu Ad Unit yang ada di halaman tersebut. Pada prakteknya, Link Units terbukti menghasilkan pemasukan lebih banyak dibandingkan Ad Units biasa.

AdSense for Content

AdSense for Content adalah iklan AdSense yang dipasang di dalam suatu halaman. Iklan-iklan yang muncul adalah iklan-iklan yang berhubungan dengan isi halaman tersebut. Atau istilahnya menggunakan konsep kontekstual. Ad Units dan Link Units adalah yang termasuk dalam AdSense for Content ini.

Alternate Ads

Pada AdSense for Content, iklan tidak selalu muncul. Sebabnya antara lain bisa karena memang stok iklan yang berhubungan dengan isi situs sudah habis atau Google tidak dapat memperkirakan apa isi situs itu sebenarnya. Jika ini terjadi, secara default, yang ditampilkan adalah iklan layanan masyarakat atau sering dikenal dengan istilah PSA (Public Service Ads). Karena bertipe donasi, maka jika diklik, iklan ini tidak menghasilkan apa-apa bagi publisher. Untuk mengatasinya, Google memperbolehkan kita untuk memasang Alternate Ads atau iklan alternatif. Jika Ad Units yang dibuat telah diatur dengan menggunakan Alternate Ads, maka apabila Ad Units tersebut tidak dapat tampil, yang muncul adalah iklan alternatif yang telah diatur sebelumnya.

Channels

Channels adalah semacam label yang dapat diberikan pada Ad Units, Link Units, AdSense for Search, dan Referrals. Satu unit iklan dapat memiliki lebih dari satu label, dan sebaliknya, satu label dapat digunakan untuk lebih dari satu unit iklan. Di halaman laporan Google AdSense, hasil laporan akan dikelompokkan berdasarkan Channels, sehingga penggunaan Channels akan sangat memudahkan publisher untuk menganalisa performa AdSense mereka. Umumnya, publisher akan memberikan nama Channels yang sama pada unit-unit iklan yang ada di satu situs. Jika ingin lebih detail, sah-sah saja untuk memberikan nama Channels yang berbeda pada setiap unit iklan di masing-masing situs. Yang perlu diingat, maksimal jumlah Channels yang diperbolehkan saat ini adalah 200 kanal.

Page Impressions

Page Impressions adalah jumlah yang menunjukkan berapa kali halaman yang mengandung Ad Units dibuka oleh pengunjung. Nilainya tidak terpengaruh oleh kuantitas Ad Units yang ada di dalam halaman yang bersangkutan.

Clicks

Clicks adalah jumlah klik pada Ad Units milik publisher. Dalam halaman laporan AdSense, publisher dapat melihat total klik yang ia dapatkan, maupun berdasarkan Ad Units atau Channelnya.

CRT (Clickthrough Rate)

CTR adalah perbandingan dalam persen antara jumlah klik yang diterima suatu Ad Units dengan jumlah tampilan Ad Units tersebut. Misalnya, satu Ad Units yang ditampilkan 40 kali dan diklik 10 kali memiliki nilai CTR 25% (10:40).

CPC (Cost Per Click)

CPC adalah jumlah uang yang akan didapatkan oleh publisher apabila Ad Units tertentu diklik. Nilai CPC masing-masing Ad Units berbeda dan ditentukan oleh banyak faktor, termasuk performa dan kualitas situs milik publisher. Namun secara umum, nilai maksimal yang mungkin adalah 20% dari nilai tawaran dinamis yang ditawarkan oleh pemasang iklan.

eCPM (Effective CPM)

eCPM atau CPM (Cost Per Million) adalah hasil pembagian antara jumlah pendapatan publisher dengan jumlah impresi halaman (per 1.000) yang ia dapatkan dari iklan-iklannya. Sebagai contoh, publisher yang menghasilkan USD 200 dari 50.000 impressi akan memiliki nilai CPM sebesar USD 4 (USD 200 dibagi 50).

Kebijakan program AdSense

Meski program AdSense memberikan keuntungan yang besar, Google menetapkan aturan ketat untuk melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat, termasuk pemasang iklan yang sering dirugikan oleh tindakan tidak terpuji pemilik situs anggota program AdSense. Beberapa larangan Google yang harus ditaati pemilik situs web atau blog peserta program AdSense adalah:

  • Mengklik iklan yang ditampilkan situs milik sendiri, baik dengan cara manual atau dengan bantuan perangkat lunak khusus
  • Dengan sengaja mendorong pengunjung situs untuk mengklik iklan yang ditampilkan, misalnya dengan kata-kata “klik iklan ini” atau “kunjungi halaman ini”
  • Mengubah bentuk dan ukuran unit iklan yang telah ditentukan Google
  • Membuat pranala langsung menuju halaman hasil pencarian AdSense untuk pencarian
  • Mengisi secara otomatis kotak pencarian AdSense dengan katakunci tertentu
  • Memanipulasi target iklan dengan katakunci tersembunyi atau dengan IFRAME
  • Kode unit iklan AdSense harus ditempatkan langsung pada kode html Situs web tanpa perubahan. Pemilik situs tidak diperbolehkan mengubah kode AdSense dengan alasan apapun, misalnya dengan tujuan menampilkan hasil klik di jendela pop up atau mengalihkan target iklan.

Optimisasi Penghasilan AdSense

Potensi keuntungan mengikuti program AdSense membuat banyak pemilik situs web mengembangkan berbagai metode untuk meningkatkan jumlah klik pada iklan yang mereka tayangkan. Sebagian metode terbukti ilegal dan melawan kebijakan resmi program AdSense. Metode yang lain diperbolehkan, bahkan didorong penggunaannya oleh Google. Beberapa metode yang dianggap sah adalah:

  • Memodifikasi warna unit iklan menggunakan palet warna yang disediakan AdSense
  • Meletakkan unit iklan pada posisi tertentu pada halaman web yang dianggap memiliki tingkat keterbacaan tinggi
  • Menghilangkan garis tepi unit iklan dan menyamakan warna latarnya dengan warna latar halaman web sehingga unit iklan terlihat membaur dengan isi halaman

13 Cara Mendulang Uang

Berikut adalah 13 Cara Mendulang Uang Dengan Blog Berbahasa Indonesia yang barangkali bisa Anda pertimbangkan.

13 Cara Mendulang Uang Dengan Blog Berbahasa Indonesia

1. Menampilkan Iklan PPC (Pay-Per-Click) Domestik

Saat ini setidaknya sudah ada 5 pelaku bisnis PPC domestik di Indonesia, yaitu KlikSaya.com, KumpulBlogger, PPCIndo, IndoFad dan AdOnBanner. Dengan menjadi publisher program-program PPC domestik, Anda bisa menampilkan iklan berbahasa Indonesia dan mendapatkan komisi (tentu dalam rupiah) jika iklan tersebut di-klik oleh pengunjung blog Anda. Anda bisa menggunakan link-link dibawah ini jika ingin mendaftar program-program PPC domestik tersebut (jangan khawatir, tidak ada link affiliasi saya di link tersebut).


Klik disini untuk mendaftar KlikSaya.com
Klik disini untuk mendaftar KumpulBlogger
Klik disini untuk mendaftar PPCIndo
Klik disini untuk mendaftar IndoFad
Klik disini untuk mendaftar AdOnBanner

2. Menampilkan Iklan PPC Asing (hanya yang berbasis CPM)

Pilihan kedua adalah menampilkan iklan PPC asing yang berbasis impresi. Dengan menampilkan iklan PPC berbasis impresi di blog Anda (ya, blog berbahasa Indonesia pun bisa), Anda akan mendapatkan komisi berdasarkan jumlah impresi iklan yang dilihat oleh pengunjung Anda (bukan berdasarkan klik pengunjung). Semakin banyak pengunjung blog Anda, tentu semakin besar pula impresi iklan yang Anda dapatkan. Program PPC asing berbasis CPM atau impresi bisa Anda dapatkan informasinya melalui link AdTalks.com ini.


3. Menampilkan Banner Program Affiliasi Asing

Ada banyak sekali program affiliasi yang bisa Anda ikuti. Untuk lebih lengkapnya, silahkan buka link Monetisasi Blog Anda: (3) Program Paid-to-Affiliate. Meskipun bukan cara terbaik, menampilkan banner link affiliasi berukuran 125X125 di bagian Sponsor blog Anda bisa menjadi pilihan monetisasi blog berbahasa Indonesia. Jika pengunjung blog Anda melakukan pembelian melalui banner link affiliasi tersebut, Anda akan mendapatkan sejumlah komisi.


4. Menampilkan Banner Program Affiliasi Domestik

Selain program affiliasi asing, saat ini juga sudah banyak program-program affiliasi domestik yang bisa Anda manfaatkan sebagai sarana monetisasi blog Anda. Dengan cara yang sama - menampilkan banner link affiliasi domestik - Anda memiliki peluang untuk mendulang uang melalui blog Anda. Sejumlah pengelola web hosting lokal memiliki program affiliasi yang bisa Anda ikuti dan promosikan di blog Anda.


5. Menulis Review Produk Affiliasi (dengan text link affiliasi Anda)

Salah satu cara menjalankan program affiliasi (baik asing maupun domestik) melalui blog yang paling efektif adalah dengan menulis review tentang produk affiliasi yang hendak Anda promosikan di blog Anda. Akan lebih baik lagi jika Anda sudah menggunakan dan merasakan manfaat produk yang Anda promosikan. Program affiliasi Amazon.com dan Commission Junction memiliki banyak sekali produk yang bisa Anda review. Pilih produk yang sesuai dengan niche dan kebutuhan pembaca blog Anda, tulis reviewnya dan jika pembaca blog Anda melakukan pembelian produk yang Anda rekomendasikan, Anda akan mendapatkan sejumlah komisi.


6. Mengikuti Program Paid Review

Program paid review adalah cara lain monetisasi blog berbahasa Indonesia. Seperti namanya, sebagai publisher program ini Anda diminta untuk menulis review produk atau jasa tertentu (dalam bahasa Inggris) dan akan mendapatkan komisi atas review yang Anda tulis di blog Anda. Ya, blog berbahasa Indonesia (untuk beberapa program paid review seperti SponsoredReviews.com, ReviewMe, Blogsvertise, BuyBlogReviews.com) pun bisa mendaftar sebagai publisher program-program paid review. Bahkan jika blog Anda memiliki link ranking, Alexa, Technorati dan PR (Page Rank) yang cukup tinggi, bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan komisi yang cukup besar untuk satu artikel review. Saat ini Anda juga bisa mendaftar program paid review lokal pertama di Indonesia, ReviewMu.com. Untuk informasi program paid review yang lain silahkan klik Monetisasi Blog Anda: (1) Program Paid-to-Review.


7. Menampilkan Google Adsense for Search

Kendala blog berbahasa Indonesia untuk menampilkan program Google Adsense adalah adanya larangan Terms and Services Adsense untuk menampilkan Unit Ads, Link Ads serta Referral Ads di blog berbahasa selain Inggris. Meskipun demikian, Anda masih bisa menampilkan unit Adsense for Search di blog Anda. Pergunakanlah layanan Google Custom Search Engine (seperti yang ada di blog ini) untuk mendapatkan hasil pencarian sesuai kata kunci dan alamat situs yang Anda inginkan. Silahkan membaca juga Seri Tutorial Panduan Mendaftar Google Adsense.


Klik disini untuk mendaftar Google Adsense.

8. Menjual Text Link Ads

Pilihan monetisasi blog berbahasa Indonesia yang lain adalah dengan menjual link di blog Anda. Dengan menjual link, yang Anda lakukan adalah menyediakan spot text link situs-situs yang ingin beriklan dan sekaligus mendapatkan link back dari blog Anda. Semakin tinggi link ranking, Alexa, Technorati dan PR blog Anda, semakin mahal harga link yang bisa Anda tawarkan. Saat ini banyak program text link ads yang bisa Anda ikuti. Beberapa diantaranya adalah Text-Link-Ads.com, TNX.net, LinkWorth.com dan TextLinkBrokers.com.


9. Menjual Spot Iklan Mandiri

Menjual spot iklan secara langsung kepada mereka yang tertarik memasang iklan di blog Anda adalah pilihan lain monetisasi blog berbahasa Indonesia yang saat ini semakin populer. Meskipun cara seperti ini memerlukan strategi khusus (misalnya bagaimana cara mendapatkan pemasang iklan), namun jika niche blog Anda cukup menarik dengan pengunjung yang cukup banyak, pendapatan iklan mandiri tidak bisa dibilang kecil. Saya sendiri mendapatkan hasil yang cukup lumayan dari menjual spot iklan mandiri di blog saya.


10. Menjual Jasa Keahlian Anda

Jika Anda memiliki keahlian tertentu (misalnya web design, web programming, logo design, copy writing, atau bahkan keahlian-keahlian lain seperti memasak, menulis, menerjemahkan), tidak ada salahnya mempromosikan keahlian Anda melalui blog Anda. Selain sebagai ruang pribadi untuk menuangkan ide dan tulisan, blog Anda juga bisa berperan sebagai sarana public relation yang cukup efektif untuk memperkenalkan keahlian Anda. Jadi silahkan mencari keahlian apa yang kira-kira bisa Anda jual melalui blog Anda.


11. Menjual Produk Digital Karya Anda Sendiri

Saat ini menulis dan membuat e-book bukan lagi sesuatu yang sulit. Jika Anda memiliki keahlian tertentu yang bisa Anda jual, menuliskannya menjadi sebuah e-book dan mempromosikannya melalui blog Anda adalah sebuah pilihan yang brilian. Selain mendapatkan keuntungan penjualan e-book, melalui blog yang sama Anda juga bisa mengembangkan sistem affiliasi sehingga pengunjung blog Anda bisa mempromosikan kembali e-book Anda dengan memberikan imbalan tertentu.


12. Menjual Produk Fisik Karya Anda Sendiri

Selain produk digital berupa e-book, produk-produk fisik (misalnya CD, buku, kaos, cenderamata, kado/gift ulang tahun, bahkan kue ulang tahun) juga bisa Anda promosikan dengan memanfaatkan blog Anda. Jika saat ini Anda telah memiliki bisnis offline, tidak ada salahnya mencoba menjangkau pasar yang lebih luas dengan promosi secara online melalui blog Anda.


13. Menjadi Perantara/Broker Jasa Orang Lain

Menjadi perantara atau broker jasa orang lain juga bisa menjadi pilihan monetisasi blog Anda. Sekedar misal, jika Anda kebetulan tinggal di daerah wisata (Bali atau Yogyakarta misalnya), Anda bisa menawarkan kerjasama dengan biro travel atau hotel-hotel kecil sekelas Melati untuk mempromosikan jasa mereka melalui blog Anda dengan imbalan komisi tertentu. Akan lebih baik lagi apabila niche blog Anda sesuai dengan jasa yang hendak Anda promosikan. Jika pengunjung blog Anda melakukan booking hotel atau jasa biro travel tersebut, Anda mendapatkan komisi dalam jumlah tertentu.




Jadi tidak ada alasan untuk berkecil hati dan beralasan bahwa Anda tidak bisa mendulang uang melalui blog Anda hanya karena blog Anda berbahasa Indonesia.

Selamat mencoba! :) Wish you all the best.

22 Sumber Uang bagi Bloger

Pemilik weblog yang tiap hari rutin menghabiskan berjam-jam untuk online di Internet berpeluang memperoleh penghasilan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Blog Berita menerapkan dua dari 22 pilihan, dan hasilnya lumayan, walau tidak terlalu banyak.

Menulis di internet sebagai pekerjaan utama, blog berita

Jutaan orang bikin weblog dan rajin menulis, tapi tidak terlalu banyak yang menjadikan blog sebagai mata pencaharian. Umumnya bloger menulis di web pribadinya tanpa bermaksud mendapat bayaran; melainkan sebatas hobi, pengganti diary, mengungkapkan opininya tentang berbagai masalah aktual di lingkungannya, atau menulis berita liputannya.

Awalnya memang blog muncul untuk tujuan-tujuan tersebut, bukan menjadi penghasil uang. Namun perkembangan teknologi informasi dan periklanan Internet beberapa tahun terakhir menjadikan weblog sebagai media beriklan yang sangat diperhitungkan, bahkan dalam beberapa hal mengalahkan media arus-utama semacam suratkabar dan majalah. Di Amerika Serikat dikabarkan bahwa media cetak telah kalah bersaing dengan Google dalam hal merebut pangsa pasar iklan.

Sepengamatanku, penghasil uang [periklanan] terbesar di Internet adalah program AdSense dari Google, dan Publisher dari Yahoo, dan beberapa lainnya. Setiap tahun triliunan rupiah uang masing-masing diraup Google dan Yahoo dari para pemasang iklan; sebagian dari uang itu berupa komisi mereka bagikan kepada mitra mereka yang memasang iklan-iklan tersebut di situs masing-masing, dalam hal ini termasuk bloger, yang biasanya dicairkan via rekening Pay Pal.

Puluhan ribu blog baru bermunculan setiap hari; sebaliknya belum tentu ada penerbitan koran baru dalam satu bulan — jumlah weblog yang menggurita dan beranak-pinak sangat cepat inilah salah satu target Google, AdBrite, Yahoo, Text Link Ads, dll untuk menyebarkan iklan-iklan mereka.

Ada bermacam produk kerja-sama iklan yang mereka tawarkan dengan bloger. Pengguna aktif Internet sudah pasti sering melihatnya di web-web, biasanya berbentuk iklan teks atau banner disertai tautan, seperti contoh gambar di sebelah ini. Pemilik weblog hanya perlu mendaftar sebagai mitra mereka, gratis, dan setelah disetujui, bloger memasukkan kode yang diberikan untuk menampilkan iklan-iklan tersebut secara otomatis ke halaman blog. Selanjutnya…, tinggal menunggu aliran uang masuk ke rekening pribadi — tergantung seberapa banyak pengunjung blog yang mengeklik iklan.

Sayang, iklan sejenis AdSense tidak diperbolehkan dipasang di situs WordPress.Com, tempat Blog Berita terdaftar. Maka, bila engkau ingin mendapatkan uang [komisi] dengan memasang iklan-iklan tersebut, bikinlah blogmu tidak di WordPress.Com, tapi dengan hosting sendiri. Biaya hosting bervariasi, ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah per tahun, tergantung seberapa besar kapasitas yang kita butuhkan. Atau, ada juga penyedia hosting blog gratis sejenis WordPress.Com tapi bisa memasang iklan AdSense, yaitu Blogspot.Com, yang juga milik Google. Umumnya bloger yang tidak mau [mampu] membayar hosting sendiri tapi tetap ingin menghasilkan uang lewat AdSense membuat blognya di sana.

Namun, dari pengamatanku, weblog di Blogspot tidak sebagus di WordPress; tampilan dan fitur-fitur WordPress jauh lebih atraktif dan lengkap. Blog yang isinya mengutamakan artikel juga lebih cocok dan efektif hosting di WordPress.Com. Blogspot lebih lambat loading-nya ketimbang WordPress. Bila tetap ingin memasang iklan AdSense dengan memakai software WordPress, maka satu-satunya jalan adalah dengan hosting blog sendiri alias versi berbayar.



Ini sedikit tips jahat. Bila engkau ingin mendapatkan uang dengan memasang iklan AdSense pada blog ber-hits tinggi, bikinlah blog porno di Blogspot, atau blog yang isinya memaki-maki agama tertentu. Biasanya situs porno dan “perang agama” sangat digemari; kemarin aku mengetik kata “sex” di mesin pencari Google dan hasilnya ialah sebanyak 798 juta tautan, sedangkan kata “seks” menghasilkan 42,6 juta tautan. Ada ratusan ribu artikel porno berbahasa Indonesia di Internet yang bisa dikopi-paste ke blog tersebut, jadi engkau tidak harus pintar mengarang. Atau, bila ingin membuktikan lebih dulu sebelum berbisnis AdSense, cobalah bikin blog porno di WordPress. Buatkan judul artikel semacam “Perawanku kuserahkan pada pamanku sendiri,” atau “Download gratis video porno selebritis anu.” Kujamin artikel itu akan masuk Top 100 WordPress post, dan bahkan, seperti sering terbukti, bisa menempati urutan lima besar. Namun bila engkau masih punya nurani dan tidak semata-mata mengejar uang, jangan bikin situs seperti itu.

Berikut adalah 22 SUMBER UANG BAGI BLOGER yang sempat kudata. Hanya dua dari 22 cara ini yang bisa kuterapkan di Blog Berita, karena dibatasi oleh aturan main WordPress.

01. Google AdSense
02. Yahoo Publisher Network
03. Link Worth
04. Adster
05. Adbrite
06. Bidvertiser
07. Widgetbucks
08. Chitika
09. Text Link Ads
10. TextAds
11. BlogAds
12. Double Click

Selanjutnya adalah beberapa program kerja sama menjual produk seperti buku, barang elektronik, dll, di mana bloger akan diberi komisi bila orang membeli produk tersebut dengan mengekliknya dari blog kita.

13. Amazon
14. TTZ Media
15. Click Bank
16. Spread Shirt
17. Link Share
18. Cafe Press

19. Iklan sponsorIni adalah cara menghasilkan uang dengan memasang iklan langsung dari si pemasang iklan; kurang-lebih ada miripnya dengan iklan di media cetak. Aku menerapkannya di Blog Berita.

Bentuk iklannya adalah berupa banner [seperti beberapa buah di sisi kanan weblog ini dan terkadang di tengah artikel] dan advertorial [iklan berbentuk artikel; contohnya bisa dilihat dengan mengeklik gambar di sebelah].

20. Donasi — Bloger menuliskan nomor rekening bank-nya atau Pay Pal supaya pembaca bisa menyumbangkan donasi berupa uang. Jumlahnya tentu saja tidak dibatasi. Blog Berita menerapkannya. Aku sendiri pernah menerima donasi sebesar Rp100 ribu, Rp200 ribu, Rp500 ribu, dan beberapa kali ada juga yang menyumbangkan Rp1 juta.

Cara ini pun banyak dipakai bloger luar negeri. Biasanya mereka menulis kalimat pendek di akhir artikel, semisal, “Buy me a coffee,” atau “Buy me a beer.” Steve Pavlina, seorang bloger profesional [istilah untuk menyebut bloger yang menjadikan blog sebagai mata pencaharian] yang istrinya juga bloger, mengaku bahwa donasi adalah penghasil uang kedua terbesar baginya setelah iklan AdSense. Dengan menayangkan iklan dan layanan online lainnya, dia memperoleh sekitar Rp250 juta per bulan dari blognya.

Blog Berita sendiri, dengan menerima donasi dan memasang iklan banner sejak beberapa bulan lalu, memang tidak memperoleh terlalu banyak uang. Rata-rata per bulan hanya menghasilkan tidak sampai Rp1 juta, dan seluruhnya habis untuk membiayai operasional blog terutama membayar koneksi Internet.

21. Sponsored Reviews — Bloger dibayar bila menulis di blognya sendiri sebuah artikel mengulas produk yang ditawarkan klien situs ini.

22. Shvoong — Bloger [dan juga bukan bloger] bisa memanfaatkan situs ini untuk menulis artikel berbayar. Dengan menulis artikel di sana, kita akan diberi royalti yang besarnya tergantung seberapa populer tulisan tersebut. Tanpa memiliki weblog pun bisa menulis di Shvoong. Topik artikel adalah bebas.

Itulah 22 cara menghasilkan uang bagi bloger yang kuketahui. Semoga bermanfaat dan memberimu semangat untuk tetap ngeblog.